Definisi Akuntansi Menurut Para Ahli

Definisi Akuntansi

Bagi sebagian orang kata akuntansi (Definisi Akuntansi) terdengar asing karena akuntansi merupakan disiplin ilmu yang hanya dapat dipelajari jika kita tertarik. Ketika kita menginjak Sekolah Menengah Atas maka kita harus memilih jurusan yang disediakan. Apabila kita tertarik akuntansi maka tentunya pilihan yang memberikan akuntansi, oleh karena itu akuntansi jarang terdengar bagi yang kurang berminat. Berbeda dengan matematika, sejak Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas pelajar mendapatkan materi tentang matematika karena matematika wajib dipahami bagi kita untuk aktivitas sehari-hari.  Namun apakah definisi akuntansi sudah dapat dipahami? Beberapa orang dan lembaga mencoba menerjemahkan istilah “akuntansi” dan menariknya dari berbagai definisi kita dapat mendapatkan sudut pandang yang berbeda.

Definisi Akuntansi ?

Ilmu terbentuk karena kondisi memerlukan alat yang dapat membantu untuk menjelaskan pelaksanaan yang terbaik bagi pemahaman kondisi. Istilah ungkapan untuk menjelaskan suatu fenomena tidak terlepas dari fungsinya. Seperti istilah “akuntansi” yang terbentuk dari pemahaman terhadap keuangan, yang artinya definisi akuntansi secara umum terkait dengan keuangan. Secara umum setiap orang dapat menjelaskan tentang suatu konsep. Konsep dapat dijelaskan oleh definisi. Definisi memiliki sifat yang bebas namun harus dapat menjelaskan tentang konsep tersebut. Sehingga para cendikiawan berusaha menjelaskan beberapa konsep melalui definisi.

Semakin banyaknya orang yang menjelaskan suatu konsep (definisi) maka beberapa instansi formal menetapkan definisi yang dapat diterima secara umum sehingga dapat menjadi salah satu acuan baku. Namun dari beberapa definisi memiliki keterkaitan antara satu sama lain tergantung dilihat dari sudut pandang mana. Sudut pandang penting untuk melihat definisi. Perbedaan sudut pandang dapat membuat perbedaan definisi. Seperti melihat definisi akuntansi akan berbeda arti jika dilihat dari sudut pandang akademisi atau praktisi. Sudut pandang dapat menjelaskan setiap fungsi dari setiap bagian. Uniknya setiap bagian memiliki definisi yang berbeda dari satu konsep yang sama. Sudut pandang tersebut tergantung bagaimana setiap bagian menggunakan konsep untuk keperluan masing-masing.

Di Indonesia memiliki banyak cendikiawan akuntansi dan jumlahnya tak terhitung. Dosen dari setiap Universitas  di Indonesia merupakan salah satu contoh cendikiawan. Melakukan penelitian untuk menemukan hal yang baru atau untuk menjawab beberapa pertanyaan. Ada juga beberapa instansi resmi di Indonesia yang ditugaskan khusus untuk mengatur praktik akuntansi di Indonesia salah satunya Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Semakin banyaknya cendikiawan dan lembaga akuntansi di Indonesia maka semakin banyak definisi akuntansi yang di keluarkan. Definisi akuntansi tidak memiliki kebenaran yang mutlak sehingga setiap definisi dapat digunakan. Menurut definisi penulis, definisi akuntansi yaitu ilmu pasti yang berfungsi sebagai pengatur keuangan, peramalan keuangan di masa depan secara statistik dan penerjemah kondisi keuangan bagi para pemakai maupun pengguna. Berikut merupakan definisi akuntansi menurut beberapa ahli dan instansi resmi di Indonesia yang sering digunakan untuk menjelaskan definisi akuntansi:

Menurut wikipedia definisi akuntansi yaitu pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah.

Menurut Al. Haryono Jusup (2011: 4) berdasarkan sudut pandang pemakai akuntansi dapat didefinisikan suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan suatu entitas. Berdasarkan sudut pandang kegiatan akuntansi dapat didefinisikan sebagai proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan dan penganalisaan data keuangan suatu entitas. Akuntansi adalah bahasa bisnis karena akuntansi dapat mengkomunikasikan informasi bisnis.

Menurut Accounting Principle Board (APB) Statement No. 4 dalam Work dan Tearney (1997) definisi akuntansi yaitu sebuah kegiatan jasa yang menyediaka informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan, tentang entitas ekonomi yang dimaksudkan agar berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi-dalam membuat pilihan-pilihan yang nalar diantara berbagai alternatif arah tindakan.

Menurut American Institute of Certield Public Accounting (AICPA) dalam Hendriksen (2000), definisi akuntansi sebagai “seni pencatatan, penggolongan, dan pengiktisaran dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter, transaksi, dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya.”

Grady (1965) dalam Leny Novianti (2012), mendefinisikan akuntansi: Accounting is the body of knowledge and fuctions concerned with systematic originating, autenticating, recording, classifying, summarizing, analizing, interpreting, and supplying of dependable and significant information covering transactions and events which are, in part at least, of a financial caracter, required for the management and operation of an entity and for reports that have to be submitted there on to meet fiduciary and other responsibilities.”

Menurut Suwardjono (2005) dalam Leny Novianti (2012) ; akuntansi sebagai seperangkat pengetahuan yang mempelajari perekayasaan (teknologi) penyediaan jasa berupa informasi keuangan kuantitatif unit-unit organisasi dalam suatu lingkungan negara tertentu dan cara penyampaian (pelaporan) informasi tersebut kepada pihak yang berkepentingan untuk dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.

Penjelasan diatas merupakan beberapa definisi akuntansi dari berbagai pihak. Saya kira cukup membantu dalam memahami pengertian akuntansi dari berbagai sudut pandang. Seperti penjelasan di atas secara umum akuntansi memiliki fungsi dalam pengaturan keuangan, namun dapat dilihat dari berbagai aspek. Beberapa definisi diambil dari beberapa jurnal maupun buku, apabila ingin memperdalam bisa langsung dicari di daftar pustaka di bawah. Sekian yang dapat penulis bagikan semoga bermanfaat. Apabila ada ketidaksesuaian dan kekurangan silahkan berikan masukan, agar artikel (e-Berbagi.com) lebih informatif. Terimakasih.

Daftar Pustaka

Work, Harry I dan M. G. Tearney. 1997. Accounting Theory. A Conceptual and Intitutional Approach. 4th Edition. Cincinnati, Ohio: South-Western College Publising.

Hendriksen, Eldon, S. 2000. Accounting Theory. Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Novianti, Leny. 2012. Kajian Filosofis Akuntansi: Seni Ilmu dan Teknologi. Pekbis Jurnal, 4 (3): 203-210.

Jusup, Al. Haryono. 2002. Dasar-Dasar Akuntansi Jilid 1. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *